Call for Paper – Simposium Nasional Akuntansi (SNA) 19 Lampung – 24 s/d 27 Agustus 2016


Call for Paper – Simposium Nasional Akuntansi (SNA) XIX  Lampung – 24 s/d 27 Agustus 2016

Panitia SNA XIX Lampung mengundang para praktisi, peneliti, pendidikan dan mahasiswa untuk mengirimkan hasil-hasil penelitian terbaiknya.

Call for Paper SNA XIX Lampung :

Panitia SNA XIX mengundang para praktisi, peneliti, pendidikan dan mahasiswa untuk mengirimkan hasil-hasil penelitian terbaiknya. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) merupakan agenda rutin IAI-KAPd yang membahas hasil-hasil penelitian bidang akuntansi, auditing, pasarmodal, sistem informasi dan perpajakan. Panitia SNA XIX mengundang para praktisi, peneliti, pendidikan dan mahasiswa untuk mengirimkan hasil-hasil penelitian terbaiknya guna dipresentasikan pada SNA XIX yang akan diselenggarakan di kota Bandar Lampung, Propinsi Lampung dengan Univeristas Lampung sebagai tuan rumah.

SNA XIX Lampung mengangkat tema Pendidikan Akuntansi sebagai Katalis Revitalisasi Peran Akuntan: Kolaborasi Stakeholder untuk Akuntan Indonesia Unggul.

Pemilihan tema tersebut didasarkan pada perkembangan di tahun 2016 merupakan era baru bagi masyarakat akuntansi seiring dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN yang akan membuka pasar bebas bagi tenaga akuntan di kawasan regional ini. Hal ini akan membawa dampak positif dan negatif. Salah satu dampak positif yang dirasakan tenaga akuntan adalah terbukanya peluang kerja yang lebih luas. Hal ini akan terwujud jika keahlian akuntan Indonesia telah memenuhi standar internasional. Keahlian ini dapat dicapai melalui rekonstruksi kurikulum dan sertifikasi profesi.

Saat ini peran akuntan Indonesia dirasakan belum maksimal dalam menyambut MEA. Belum maksimalnya peran akuntan dikarenakan kualitas akuntan Indonesia masih belum satu mutu. Perlu dicermati bahwa saat ini terdapat kesenjangan kualitas akuntan di Indonesia sehingga diperlukan strategi untuk mengatasinya. Akuntan profesional diciptakan dari pendidikan akuntansi yang profesional. Oleh sebab itu, fokus utama perbaikan dan perhatian adalah bagaimana pendidikan akuntansi Indonesia dapat menjadi katalis untuk pembenahan kualitas akuntan Indonesia. Pendidikan akuntansi Indonesia perlu mengikuti perkembangan akuntansi internasional serta isu-isu pengelolaan yang ada di sektor bisnis dan publik, sehingga pemberian pendidikan idealnya juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Penelitian akuntansi juga perlu disinergikan dengan kebutuhan sektor bisnis dan publik, sehingga hasil penelitian akuntansi dapat memberikan kontribusi nyata kepada peningkatan kualitas tata kelola dan profesi akuntan. Pengabdian masyarakat bidang akuntansi perlu disinergikan dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.

Oleh sebab itu, pendidikan akuntansi yang baik memerlukan sinergi dari para stakeholder: perguruan tinggi, asosiasi profesi, regulator, korporasi, dan awak media. Regulator mendukung pendidikan akuntansi dengan menerbitkan berbagai macam kebijakan untuk memformulasikan kompetensi akuntan dan standar akuntan profesional. Korporasi semestinya memberikan input dan masukan mengenai kebutuhan profesi akuntan pada era globalisasi ini. Peran asosiasi profesi dalam pendidikan akuntansi adalah memberikan input standar kompetensi akuntan profesional dan juga meningkatkan kode etik akuntan profesional untuk menghadapi berbagai persoalan dilema etika yang akan dialami oleh profesi. Perguruan tinggi menyusun standar pendidikan agar link and match dengan mutu sertifikasi. Sedangkan awak media diharapkan mengambil peran dalam mempromosikan profesi akuntan Indonesia untuk mendorong perkembangannya. Melalui kolaborasi lima pihak ini, pendidikan akuntansi sebagai katalis diharapkan dapat menciptakan akuntan profesional yang unggul bukan hanya nasional tapi juga internasional.

Diperlukan suatu upaya kolaborasi berbagai pihak yang akan menghasilkan desain rekonstruksi kurikulum dan menyajikan hasil-hasil riset terkait tema di atas. Kajian dan pembahasan lebih lanjut dapat dituangkan dalam sesi panel maupun forum prodi ataupun dosen rumpun ilmu akuntansi yaitu:

  1. Rekonstruksi kurikulum yang sesuai dengan standar kompetensi akuntan profesional dengan masukan dari akademisi, asosiasi profesi, regulator, dan korporasi.
  2. Bahan hardskill dan soft skill akuntan yang dibutuhkan dan perlu diregulasi bersama.
  3. Bentuk kolaborasi LIMA pihak: regulator, korporasi, akademisi, awak media, dan asosiasi profesi.

Penting untuk diketahui:

Mulai dari SNA XIX Lampung, seluruh proses penerimaan paper, review paper, dan pemberitahuan penerimaan paper dilakukanmelalui sistem online, TIDAK melalui sistem email seperti halnya SNA-SNA sebelumnya.

Paper yang dikirim tidak melalui sistem online tidak akan diproses lebih lanjut untuk seleksi paper dan dianggap tidak pernah mengirim (submit) paper ke SNA XIX Lampung.

Mulai SNA XIX Lampung, Panitia menerima paper yang akan dipresentasikan dalam bentuk poster. Sesi poster adalah sesi interaktif dimana pengarang paper akan menyajikannya secara visual dalam format poster. Keterangan lebih lanjut tentang sesi poster dapat dilihat pada menu “Poster Papers”.

Bidang Kajian SNA XIX Lampung
Sektor Private:
1. Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal (AKPM)
2. Akuntansi Manajemen dan Keprilakuan (AKMK)
3. Sistem Informasi, Pengauditan dan Etika Profesi (SIPE)
4. Perpajakan (PPJK)
5. Akuntansi Syariah (AKSR)
6. Pendidikan Akuntansi (PAK)
7. Corporate Governance (CG)

Sektor Publik:
1. Akuntansi Keuangan (ASPAK)
2. Akuntansi Manajemen (ASPAM)
3. Sistem Informasi dan Auditing (ASPSIA)
4. Good Governance (ASPGG)

 Tanggal-Tanggal penting :

Pembukaan Penerimaan Paper:  1 February 2016

Batas Akhir Penerimaan Paper:  30 April 2016

Pemberitahuan Keputusan Penerimaan:  1 Juni 2016

Deadline Pendaftaran Early Bird : 24 Juni 2016

Tanggal Simposium:  24 sd 27 Agustus 2016

Petunjuk Penulisan Research Paper dan Poster SNA 19 Lampung
Panduan Umum

  • Panduan ini berlaku untuk jenis pengiriman full research paper dan poster paper.
  • Paper yang dikirim (submit) adalah hasil karya asli (original) pengarang dan bebas dari unsur plagiarisma.
  • Paper yang dikirim adalah paper yang belum pernah diterima dan/atau dipresentasikan dalam suatu seminar dan belum pernah dipublikasikan dalam suatu jurnal.
  • Paper yang dikirim (submit), harus ditulis dengan mengikuti Panduan Umum, Panduan Struktur Paper dan Panduan Format Penulisan. Ketidakpatuhan dalam mengikuti panduan-panduan tersebut dapat mengakibatkan paper Anda tidak diterima untuk diproses lebih lanjut –proses review paper- (dianggap tidak pernah kirim paper ke SNA 19 Lampung).
  • Untuk setiap paper, ada dua file yang Anda harus kirim (upload):
  1.   File “Halaman Judul” yang berisi Judul Paper, Nama Pengarang, Abstrak dan Kata kunci. File “Halaman Judul” dibuat dalam format MS WORD.
  2. File “Full paper/manuscript” yang berisi full paper/manuscript yang TIDAK mengandung informasi tentang pengarang (blind paper/manuscript). File ini dibuat dalam format PDF.
  • Paper Anda dikirim melalui website SNA 19 Lampung, dengan terlebih dahulu mendaftar pada website tersebut. Paper tidak dikirim melalui alamat email.

Panduan Struktur Paper:

Paper yang di-submit ke SNA 19 Lampung harus memenuhi struktur penulisan sebagai berikut:

Struktur paper dimulai dari 1) Abstrak dan Kata Kunci, 2) Pendahuluan, 3) Landasan Teori, 4). Pengembangan Hipotesis (jika ada), 5) Metode Penelitian, 6) Hasil dan Diskusi, 7) Kesimpulan, Implikasi, dan Keterbatasan Penelitian, 8) Daftar Pustaka, dan 9). Apendiks.

  1. Abstrak: berisi masalah penelitian, tujuan penelitian, metode, hasil dan kontribusi penelitian. Abstrak terdiri dari 150 sampai dengan 300 kata. Kata Kunci: Terdiri dari maksimal empat (4) kata kunci.
  2. Pendahuluan: berisi latar belakang penelitian, motivasi penelitian, pertanyaan penelitian dan tujuan penelitian.
  3. Landasan Teori: menjelaskan landasan teori yang digunakan sebagai dasar logis dalam mengembangkan hipotesis (jika ada) atau proposisi penelitian dan model penelitian (jika ada).
  4. Pengembangan Hipotesis (jika ada): berisi model penelitian dan semua hipotesis yang diajukan dalam penelitian.
  5. Metode Penelitian: menjelaskan pemilihan dan pengumpulan data, pengukuran dan defines operasional variable penelitian dan metode analisis data.
  6. Hasil dan Diskusi: menyajikan hasil analisis data dan diskusi atas hasil tersebut.
  7. Kesimpulan, Implikasi, dan Keterbatasan Penelitian: menyediakan ringkasan dari hasil penelitian, implikasi, keterbatasan penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya.
  8. Daftar Pustaka: menyajikan daftar refensi yang dikutip dalam paper.
  9. Appendiks: berisi instrument penelitian dan keterangan tambahan lain.

Panduan Format Penulisan:

  • Paper dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
  • Paper ditulis dengan 1,5 spasi, A4 paper.
  • Paper ditulis tidak lebih dari 9,000 kata dengan font Times New Roman (11-12 font size), tidak termasuk daftar pustaka dan apendik.
  • Margin Top, bottom, left dan right di set 2,5 cm (1 inch).
  • Semua halaman termasuk table, gambar harus diberi nomor urut.
  • Table atau gambar diletakkan di dalam body paper/manuscript, tidak terpisah dari body manuscript.
  • Reference style bebas, sepanjang diterapkan secara konsisten.

Form Regristrasi https://sna-iaikapd.or.id/sna19lampung/index.php?main=WDZ0OE5HRkNMZw%3D%3D=&part=OA%3D%3D=

( Sumber :https://sna-iaikapd.or.id/sna19lampung/)

 

 

 

%d bloggers like this: